Nah, loh, judul itu mungkin membuat pembaca heran ya, apa profesi profil entrepreneur kita yang satu ini? pengemudikah atau bagaimana kok ada banting stir segala?
Ups, ternyata artinya bertolak belakang sama sekali dengan yang pembaca bayangkan. Bukan pengemudi dan juga bukan laki-laki, tapi seorang perempuan mungil imut yang punya toko flannel di Cilegon berkat kecakapannya untuk berbalik arah dengan pasti begitu melihat cita-cita yang diimpikannya tak kunjung nyata (menjadi pegawai kantoran) dan langsung banting stir jadi pengusaha muda saja karena kesempatan terbuka.
Orang banyak mengenalnya dengan nama Jhoice Marukochan. Usaha yang dimulai gadis muda sejak tahun 2008 ini semula berawal dari keisengannya membantu sang kakak, yang ia panggil dengan sebutan Teteh, yang memang sudah lebih ahli dalam jahit menjahit dan membuat kerajinan tangan berbahan flannel.
Ceritanya, sang teteh yang sedang hamil ketika itu membuat frame dari flannel, dan oleh teman Jhoice yang mahir dalam edit video dan multimedia tertarik menawarkan diri untuk menjual karya kaka Jhoice yang ternyata mendapatkan sambutan positif dari teman-temannya.
Alhasil hasil karya itu pun menyebar dan dari mulut ke mulut sebagai teknik marketing paling jitu, kakak Jhoice pun kebanjiran order, karena ingin membantu kondisi yang tidak diduga inilah akhirnya Jhoice pun ikut “nyebur” dan membantu total dalam bisnis jahitan flannel.
Entah karena bakat terpendam atau memang sudah digariskan dari sananya Jhoice akan sukses berbisnis di bidang ini, jahitan pertama Jhoice yang dirasa kaku malah mendapatkan pujian dari banyak pelanggannya.” Sejak itu saya tertarik dan benar-benar memutuskan untuk serius, “ ujar Jhoice yang mengaku sama sekali tidak pernah bercita-cita menjadi pebisnis ini. Karena memang ia sama seperti kebanyakan anak muda lainnya, ingin bekerja sebagai pegawai kantoran saja dan mengejar karir setinggi mungkin.
Namun keinginan untuk menjadi wanita karir itu rupanya terlupakan begitu saja, selain karena panggilan tak kunjung datang, pesanan jahitan malah membludak sehingga ia kewalahan dan rela berlembur-lembur ria untuk menyelesaikan pesanan.
Ia sendiri mengaku tidak tahu apa kelebihan produk /hasil karyanya dibandingkan dengan produk/hasil karya serupa lainnya yang banyak bertebaran di Jakarta ini. Tapi dari hasi survey dan pengakuan pelangganya, rupanya kelebihan hasil karya Jhoice ini terletak pada kerapihan jahitannya dan ketelatenannya dalam menyelesaikan model-model yang unik nan imut.
Karena memperhatikan kualitas dan kerapihan jahitan inilah Jhoice rela sampai sekarang untuk tetap terjun langsung mengerjakan pesanan dan selektif memilih SDM/karyawan yang ia pekerjakan. Karena ia tidak ingin ada cacat dalam hasil karyanya sehingga akhirnya merusak image dan kepercayaan pelanggannya. Ia lebih rela lembur mengerjakan order daripada sembarangan memberikan pekerjaannya pada orang lain.
Hmm, patut ditiru ya kiat dari wanita yang pernah memiliki passion yang kuat di bidang broadcast dan media komunikasi ini. Kiat lainnya adalah jangan pernah takut untuk membanting stir itu tadi, cermat melihat peluang yang ada dan menangkapnya. “ Jangan takut untuk gagal, jika kita gagal di satu bidang jangan takut untuk bangkit dan mencoba lagi bahkan mencoba di bidang baru, sekalipun belum pernah kita lakukan sama sekali, sebab kita tidak pernah tahu kesuksesan menanti kita disana, “ tegas Jhoice
Kini bisnis nya mulai tumbuh dan berkembang dengan baik. Semuda ini ia sudah bisa berdikari dan tidak bergantung pada orang lain apalagi menjadi bangsawan alias bangsa karyawan yang mengandalkan gaji tiap bulan. Ia yakin bisnisnya akan terus berkembang berkat promosi gratis alias kekuatan pemasaran dari mulut ke mulut atau word of mouth.
Sebuah toko flannel miliknya sendiri yang berlokasi di cilegon sudah berdiri dan siap bersaing dengan banyaknya usaha serupa, tapi ia yakin tidak takut dengan kehilangan pelanggan selama mempertahankan kualitas.
Semoga banyak lagi para entrepreneur muda yang berpikiran yakin, modal nekad namun intuitif dan tidak takut untuk mencoba tantangan seperti Jhoice Marukochan ini. Selamat ya!





