Mudik identik dengan macet berjam-jam. Tubuh pasti penat dan pegal luar biasa. Apalagi jika kebetulan mobil atau kendaraan Anda tidak dilengkapi perseneling otomatis alias matic. Wah macet yang luar biasa sudah pasti akan mebuat kaki kiri Anda pegal karena menginjak kopling terus menerus.
Nah, bagi Anda yang berniat mudik dari Jakarta melintasi jalur selatan Jawa Barat, jalur Puncak menjadi jalan alternatifnya. Jalur ini untuk menghindari kemacetan di jalan tol Jakarta-Sadang menuju Tol Cipularang akibat penumpukan kendaraan menuju Cikampek.
Dikawasan inilah sebaiknya Anda sedikit mengorbankan waktu Anda untuk istirahat sejenak dan pastinya akan lebih lama sampai di kampung halaman tercinta, namun berita baiknya adalah, pegal Anda akan hilang!
Ketika di Puncak, berwisata tea walk atau berjalan santai di kebun teh, misalnya di Agrowisata Gunung Mas, Puncak, Kabupaten Bogor, bisa jadi pilihan untuk melemaskan kaki sebelum perjalanan panjang mudik.
Jalur alternatif Puncak ini nantinya bisa menuju Tol Purbalenyi dengan pintu tol di Padalarang, kemudian menuju Bandung dan Cileunyi. Selanjutnya, tidak akan menemui jalan tol lagi di jalur selatan Jawa Barat hingga memasuki Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Itulah pentingnya menyiapkan stamina. Berolahraga jalan kaki di kebun teh dapat menjaga stamina selama perjalanan mudik nantinya. Tea walk di Agrowisata Gunung Mas menyajikan pilihan rute sepanjang 4, 6, 8, dan 10 kilometer. Uang yang harus dikeluarkan untuk setiap rute itu antara Rp 60.000 sampai Rp 90.000 per orang.
Pada musim kemarau di bulan Agustus 2011 saat ini, beberapa petugas Agrowisata Gunung Mas menuturkan, hasil panen teh relatif sedikit sehingga tidak diolah di kawasan Gunung Mas, tetapi dialihkan di pabrik teh di Gede, Cianjur.
Wisata jalan santai di kebun teh Puncak sebetulnya tersedia di setiap kawasan Puncak yang dilintasi. Syukur-syukur bisa mendapatkan jalur tea walk cuma-cuma dan bisa pula bersosialisasi dengan penduduk setempat. Memotret dan berpose bersama pemetik teh juga bisa menjadi pilihan menikmati sensasi wisata mudik Anda.
diolah dari infomudik.
ilustrasi:istimewa
blog comments powered by Disqus





